Rabu, 20 Mei 2020

Kaastangels

Bismillah...

Masih lanjut lagi dengan kue kering lebaran ya, kali ini dengan kuker yang udah familiar banget yaitu Kaastangels atau lazim kita sebut Kastangel.



Konon Kastengel merupakan kue kering yang berasal dari negara Belanda. Wah, brarti kemungkinan udah ada di Indonesia dari jaman penjajahan dulu yak?
Sesuai dengan namanya, kue kering satu ini identik dengan kue keju karena memang salah satu bahan utamanya adalah keju. Jadi pilihan jenis keju yang digunakan akan menentukan rasa dari kue ini. Untuk menghasilkan Kastangel yang rasanya ngeju banget selain komposisi yang dominan biasanya digunakan keju tua, misalnya keju edam. Selain itu rasa yg enak pastinya ditentukan juga oleh penggunaan butter yang berkualitas bagus.

Saat ini resep Kastengel udah buanyaaak banget ragamnya dan bertebaran di dunia maya, pokoknya dijamin bingung deh klo mo milih resep, hehehe.... 
Kue ini juga termasuk salah satu kuker yang rutin kubuat tiap tahun. Dari sekian banyak resep yang ada, aku sempat membuat beberapa macam, daaan...pada akhirnya aku lebih sering membuat Kastangel dengan resep dari mba RIcke Indriani. Makasih banyak ya mba...
Gak usah ditanya ya resep yg lainnya yg mana aja, biasalah... yg kurang berkesan biasanya mudah untuk dilupakan, #eeehhh..

Ok deh, cuuss nulis resepnya, klo resep sumbernya ada disini

Kastengels

Bahan:
300 gr mentega (butter+margarin)
350 gr terigu protein sedang
50 gr maizena
2 sdm susu bubuk
100 gr keju edam parut
100 gr keju parmesan parut

Olesan: 
kuning telur, kocok lepas (secukupnya)

Taburan: 
keju chedar parut

Cara membuat:

1. Campur dan ayak tepung terigu, maizena dan susu bubuk. Sisihkan.
2. Kocok mentega sebentar saja hingga lunak (gak usah lama-lama atau sampai putih). Masukkan keju edam dan parmesan parut, aduk rata dengan sendok kayu.
3. Masukkan campuran tepung yang sudah di ayak tadi, aduk rata dengan sendok kayu kira-kira sampai adonan bisa dibentuk.
4. Gilas tipis adonan dengan tebal sekitar 1 cm, lalu cetak sesuai dengan bentuk yang diinginkan (stik, bunga, dll). Tata dalam loyang, oles dengan kuning telur dan taburi keju chedar parut.
5. Panggang dalam oven 125'C (dengan api kecil) sampai matang berwarna kuning kecoklatan/golden brown. Angkat dan dinginkan, simpan dalam toples kedap udara.



Kebetulan ketika membuatnya tidak ada bahan yang diubah ataupun dikurangi, dan salah satu alasan menyukai resep ini karena adonan ini tidak menggunakan telur dan menggunakan tepung maizena sehingga menghasilkan Kastangel yang renyah dan garing. Kayaknya lidahku lebih suka tekstur Kastangels yg seperti ini.

Tapi balik lagi ya, semua kue itu disesuaikan saja dengan selera masing-masing, jadi gak usah galau klo lihat resep yang sedikit berbeda, ehehehe....
Bila menyukai Kastengels yang lebih empuk masih bisa koq memakai resep ini dengan menambahkan 1-2 kuning telur yang dikocok bersama mentega.

Oiya sedikit tips  atau catatan dalam membuat kuker (bukan karena sok pintar ya, tapiii.... sebagai pengingat diri sendiri krn akupun sering lupa klo udah lama gak membuatnya) :
* Jangan lupa memanaskan oven sebelum memanggang kuker (wajib ini, agar kuker tidak terlalu lama proses pangangnya)
* Tidak perlu mengoles margarin di loyang kuker, karena kuker biasanya udah pake margarin/butter jadi gak bakalan lengket (kecuali klo gosong, wkwkwkwk....) ----- nah tips yg ini aku suka banget, krn selain irit dan hemat waktu, aku jg sering males oles-oles...
* Tidak semua kuker harus menggunakan kuning telur, tergantung tekstur seperti apa yang diharapkan, klo mau renyah tidak usah pake, klo pingin yg empuk atau agak ngeprul tinggal tambahkan kutel.
* Agar kuker tidak mbleber ketika dipanggang, jangan terlalu lama mengocok mentega (1- 2 menit aja udah cukup) yang penting udah lunak & rata aja.
* Salah satu bahan kuker yg paling menentukan adalah penggunaan butter, jadi semakin bagus butter maka rasanya semakin enak (tapi....pastinya makin bagus makin mahal yak, hehe...)

Smoga bermanfaat...


Senin, 18 Mei 2020

Sup Kepala Ikan Salmon

Bismillah...


Setelah bangun dari tidur panjang selama hampir 5th dan berhasil memulai postingan dengan kuker kacang mede kemarin (yeaaaayy...), sekarang beralih dulu ke resep sup berhubung ada rikuwes nulis resep, heheheh....

Sup yang asam segar ini sebenarnya udah beberapa kali menghiasi menu di meja makanku, tapi ya gitu deh.. terkadang males buat nulis resepnya di blog, alhasil karena ingatanku yang sering penuh oleh hal-hal yang gak bermutu akhirnya pas mo masak sup ini lupa dan terpaksa googling lg deh.



Sup Kepala Ikan Salmon ini pastinya merupakan hasil dari recook dari resep di blog inspirasiku Just Try and Taste punya mba Endang Indriani. Makasih banyak mba Endang, dirimu idolaque... (duuuhhh jd berasa kayak anak milenial ini ngomongnya, hahaha...)

Kalo mau resep aslinya ada disini dan seperti biasa harus kucatat lagi sebagai pengingat
Resep yg kutulis ini sudah disesuaikan dengan situasi dan kondisiku pastinya, hee...

Sup Kepala Ikan Salmon (untuk 1 buah kepala salmon uk. lumayan besar)

Bahan:
  • kepala Ikan Salmon 
  • 1 sdt garam 
  • 1 buah jeruk nipis
  • buah nanas (kira-kira 100gr atau seukuran nanas madu yg kecil)
  • air secukupnya
Bumbu:
  • 5 siung bawang merah dimemarkan 
  • 3 siung bawang putih cincang kasar
  • 2 cm jahe, dimemarkan
  • 1 batang serai, dimemarkan
  • 1 cm kunyit, dimemarkan
  • 2-3 lembar daun jeruk, sobek kasar 
  • 7 buah cabe rawit merah utuh
  • cabe rawit rajang (yg ini sesuai selera dan tingkat kepedasan yg diingkan)
  • 3 buah tomat hijau/belimbing wuluh, rajang kasar
  • 1-2 sdm air jeruk nipis/ lemon
  • 1 sdt kaldu jamur (opsional)
  • 1 batang daun bawang, rajang kasar
  • 1 tomat merah, rajang kasar
  • garam (secukupnya)
  • gula pasir (secukupnya) 
Cara membuat:
  • Siapkan semua bumbu dan bahan. Cuci bersih kepala salmon, buang insangnya. Belah membujur menjadi 2 bagian. 
  • Lumuri kepala salmon dengan  garam dan air perasan jeruk nipis, diamkan minimal 15 menit lalu cuci hingga bersih. 
  • Siapkan panci, masukkan semua bumbu kecuali tomat merah. Masak hingga mendidih. 
  • Masukkan kepala salmon dan nanas. Masak selama 15 menit atau hingga kepala salmon matang. Cicipi rasanya sesuaikan asin, manis, asam dan pedasnya dengan selera masing-masing. Angkat dan sajikan, hmmmm...yummy...

Gampang banget kan ya bikinnya hanya tinggal cemplang cemplung aja tanpa banyak mikir, tentunya kalo semua bahan udah tersedia, hee...
Kepala salmon ini merupakan bagian dari tubuh salmon yang harganya paling ekonomis bila dibandingkan dengan dagingnya yg harganya lumayan...(emak ngirit)tapi pastinya gak kalah enaknya dengan daging salmon. Jadi gak perlu terlalu dalam merogoh kocek untuk bisa membuatnya.

Kebetulan saat ini di Bekasi (deket rumahku) ada olshop frozenfood yang jual kepala salmon ini, aseekkk...jadi gak perlu ke supermarket buat hunting kepala salmon.
Alhamdulillah anak-anak semua suka makan sup ini, dari calista, daneen, zhafran (klo ayahnya siy gak usah ditanya, dia pemakan segala hee...) kuahnya asam segar enaakk, paling cocok disajikan hangat-hangat saat hujan gerimis, mantaaapp.

Selasa, 12 Mei 2020

Kue Kacang Mede

Assalamu'alaikum...

Bismillah
Alhamdulillaah, akhirnya pecah telor juga ini setelah lima tahun bertelor akhirnya menetas juga ( emangnya ayam....?)
Duuuh, udah gak ngerti lagi kenapa bisa 5 tahun ini blognya nganggur, gak ada update sama sekali, padahal masak mah tetep jalan terus. Mungkin karena malas, sok sibuk, atau apalah itu, sebaiknya ceritanya nanti aja, akan mengalir juga seiring perjalanan waktu, hehehehe....
Ini sebenarnya blog resep atau curhat, wkwkwkw...


Aahhh, sudahlah mari dimulai saja utak utik nulis resepnya 😁
Mumpung masih dalam suasana puasa yang pastinya banyak orang yang pingin menyambut lebaran dengan membuat kuker, iyaa khaaan....?
Walaupun lebaran kali ini berbeda dengan lebaran tahun tahun yang lalu karena masih ada pandemi covid, tapi tetep ya hasrat membuat kuker tidak luntur.
Naaah kebetulan (=pas banget) di draft blog ini ada postingan kuker yg belum pernah dipublish, ndilalah fotonya dicari jg blm ketemu, jadiii...terpaksa publishnya nunggu foto baru dulu, heheheh....


Jadiii, ini adalah resep lama dengan foto baru. Karena mulai bikin ini udah dari 2015 dan hampir tiap tahun ada kuker ini di meja. Termasuk salah satu yg favoritlah...
Dulu dapat resep ini di web sajian sedap (linknya disini).

Tapi waktu pertama nyoba menurutku terlalu manis, kan yg bikin kue dah manis ntar kebanyakan bisa overdosis, hehehe..... jadi seperti biasalah saya kurangi takaran gulanya, klo di resep asli 125gr, tapi buatku 100-105 gr aja.
OK, berikut ini resep yang sudah saya sesuaikan ya, klo mau resep aslinya ada di link yg diatas itu

Kue Kacang Mede

Bahan:
150 gram margarin
100-105 gram gula tepung
1 kuning telur
1 sendok makan susu cair
100 gram kacang mede sangrai, didinginkan, dihaluskan
250 gram tepung terigu protein rendah
1/2 sendok teh baking powder
2 kuning telur untuk olesan
75 gram kacang mede, disangrai setengah matang, dibelah 2

Cara membuat :
1. Kocok margarin dan gula tepung 2 menit. Tambahkan kuning telur dan susu cair. Kocok rata.
2. Tambahkan kacang mede. Aduk rata. Masukkan tepung terigu dan baking powder sambil diayak dan diaduk rata.
3. Giling adonan dengan rolling pin (atau dgn tangan jg gpp, yg penting bisa pipih). Cetak dgn bentuk sesuai keinginan. Letakkan di loyang yang dioles margarin (sssttt....kadang sayapun males ngoles2)
4. Oleskan kuning telur dan letakkan satu buah kacang mede di atasnya.
5. Oven dengan api bawah suhu 150 derajat Celsius selama 40 menit sampai matang.


Tahun kemarin saya vakum gak bikin kuker karena pas sebelum bulan puasa saya sakit DB dan harus opname, pdhl waktu udah sempat beli bahan-bahan kuker. Eeeh setelah pulang dari RS dapat warning dari Paksu gak boleh capek", gak usah bikin apa-apa yg bikin capek. Hiks...sedih jg sebenarnya karena ada bbrp bahan kue yg terpaksa harus direlakan, huhuhuu....
Nah, tahun ini semangat 45 dong membuat berbagai kuker, dan inilah yang pertama terlintas untuk dibuat karena simpel banget tinggal cetak-cetak aja.
Alhamdulillah anak-anak suka, malah itu toples sempat buat rebutan si kakak & si bungsu, heheheh....

Cumi Kembang Saus Tiram

Bismillahirrohmanirrohiim.... Kali ini aku pingin posting resep masakan yang simpel bumbunya, bisa buat menambah referensi menu harian....